Skip to main content

Istri Ideal a la Jani

Gara-gara nonton Radit dan Jani, saya jadi ngefans banget sama tokoh Jani. Dia benar-benar sosok istri yang luar biasa. Dia rela menanggung susah dan derita, setia di samping Radit yang jelas-jelas gak bisa ngebahagiain dia. Selain pemakai obat terlarang, dia gak punya pekerjaan tetap, dimusuhi keluarga Jani. Mereka seringkali kelaparan, bahkan karena kebutuhan mendesak harus mencuri si mini market. Radit hanya bisa menangis dan terus berjanji akan membahagiakan Jani. Dia benar-benar ingin membahagiakan Jani, namun kenyataan tak berjalan semanis janji-janji Radit pada Jani. Sikap yang bikin saya ngefans sama tokoh Jani :

1. Walaupun kelaparan dia gak ninggalin Radit
2. Walaupun Radit dicemooh keluarganya dia gak ninggalin Radit
3. Walaupun Radit pemakai dia gak ninggalin Radit
4. Walaupun Radit udah nyuruh Jani ninggalin dia tapi Jani tetep ga ninggalin Radit
5. Walaupun Radit berkali-kali dipecat dari pekerjaannya dia gak ninggalin Radit

Keliatannya cinta buta banget dan ga make otak ya? Tapi itulah Jani. Ketika dia kelaparan, dia memang mengeluh tetapi dia masih bertahan. Ketika seluruh keluarganya mengatakan bahwa Radit tidak baik, menghina Radit, dia meremas tangan suaminya itu agar tetap sabar. Dia malah mengatakan bahwa ia bahagia bersama radit, dan Radit adalah yang terbaik yang pernah dia miliki. Ketika Radit setengah mati menahan sakit karena sakau, ia ada di samping suaminya mendukung agar ia mau sembuh. Sampai Radit menyuruhnya pergi karena ga bisa ngebahagiain dia, Jani tetap bertahan di samping Radit. Tidak ada uang bukan jadi alasan ia meninggalkan suaminya dan melupakan janji pernikahan. Suami mana yang ga sayang sama istri yang baik kayak Jani? Selingkuh pun tak mungkin terbersit dalam hati suami yang punya istri setulus Jani (mungkin). Ni tokoh bener-bener bikin gw salut setengah mati. Dia mau bersabar dan percaya sama Radit. Radit pernah bertanya,”Jani, apa kamu bahagia hidup sama aku?” dan Jani menjawab,”Aku bahagia”. Dialog ini bener-bener menyentuh setelah apa yang mereka alami. Walaupun mereka akhirnya berpisah, karena Radit memilih mengembalikan Jani pada keluarganya karena ia tidak sanggup melihat istrinya lebih menderita lagi, tetapi cinta mereka tidak pernah hilang.
Tapi bukan berarti saya mendukung pernikahan usia muda yang ga pake mikir dan ga mapan loh ya. Saya menentang keras! Jangan ditiru! Yang positf aja yang ditiru, kesetiaan Jani di masa sukar terhadap suaminya. Itu yang patut ditiru gals.


Comments

Popular posts from this blog

TOP 10 INDONESIAN SEXIEST AND MACHO CELEBRITIES

This is my opinion, but i think we have the same in our mind. Here they are:

1. Donny Alamsyah

Aktor ini mulai berkibar sejak perannya dalam Trilogi Merah Putih sebagai Tomas membius penonton. Karakter yang kuat dari orang Menado Kristiani yang diperankannya oke punya. Dan kabarnya dia observasi ke perkumpulan-perkumpulan orang Menado dan mempraktekkan bahasa Menado demi mendalami perannya ini.
Dari gaya berpakaiannya, dia cowok yang simpel menurut gw. Cuma kaos sama jeans atau celana pendek aja udah bikin dia bersinar. Orang ganteng emang ga perlu banyak berdandan. Dan itu bikin dia semakin keren. Simple is Cool right?

2. Arie Wibowo
Akting memukaunya telah membius banyak orang sejak tahun 90an. Kala itu ia berperan sebagai Jacky dalam Deru dan Debu. Gw salah satu penggemar sinetron itu waktu masih kecil. Gayanya yang cowok abis dan caranya memilih pasangan hidup bikin orang berdecak kagum. Cowok yang bener-bener idaman semua wanita. Fans arie wibowo sendiri tidak hanya dari kalangan awam…

Cara mudah dan murah ke Jogja dari Surabaya

Pengen liburan tapi harga tiket pesawat dan Kereta Api mahal? Nih, gw ada cara murah berangkat dari Surabaya ke Jogja bagi lo yang duitnya cekak dan belum pernah ke Jogja sama sekali.

22 Desember 2009 gw jalan kaki dari kos menuju jalan besar Ahmad Yani untuk naik bus ke terminal Bungurasih, Surabaya. Sampe di A.Yani, pilih bus apa aja pasti nyampenye kesono. Waktu itu kebetulan gw naik bus yang di depannya ada tulisan BUNGUR. Dengan uang 3000 (seharusnya 2500 rupiah saja, tapi waktu itu kagak ada kembaliannya), gw naik bus itu ke Bungurasih. Kalo kagak tau bungur itu dimana, tanya aja ma keneknya, dia pasti bilang kok kalo udah nyampe.

Ini perjalanan gw yang pertama ke Jogja sendirian dari Surabaya. Pertama kali pula naik bus ke luar kota sendirian di tanah Jawa ini. Untunglah si bapak kenek baik,

“Misi permisi pak, mau numpang mandi. Eh, salah, numpang tanya. Kalau mau ke Jogja saya harus kemana?” tanya gw.

“Loh, kalo mau ke Jogja ya ke Jogja. Kok masih tanya lagi?” Ih, si bapak ni past…

The Duchess

Adooooooh ni film bener-bener bikin makan hati. Bukan karena jelek! Justru karena bagus sekali. Ceritanya bener-bener mempermainkan perasaan saya sebagai seorang perempuan. Thanks God saya hidup di masa kini, thanks buat R.A Kartini yang udah bikin perempuan Indonesia lepas dari belenggu-belenggu ga penting.
Film ini, based on true story. Menceritakan kisah hidup Georgina, The Duchess from Devonshire. Jujur, saya kagum dengan ketabahan hatinya. Kalau saya jadi dia, wah mungkin saya sudah bunuh diri atau membunuh orang lain yang pastinya orang itu adalah suaminya, The Duke of Devonshire. Jahat banget tuh orang, asli! Laki-laki kayak begitu mending buang di Got saja.
Georgina, adalah seorang gadis muda yang enerjik. Orangnya supel banget. Cinta pertamanya si Charles Greg. Mereka saling mencintai tapi yang cewe masih belum nyadar betul akan perasaannya. Pas si Charles Greg mo nyaci (nyatain cinta), Georgina dipanggil mamanya. Ternyata dia dilamar The Duke of Devonshire. Cewek muda ini senan…