Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2013

MAMA

A mother’s love is forever!
Film ini menegangkan sekaligus menyebalkan. Jika Anda hanya ingin mencari film yang bisa mengagetkanmu setiap waktu, bolehlah ditonton. Tetapi jika ingin mencari kualitas skenario film, ini bukan pilihan yang bagus.
Film ini memberikan banyak pertanyaan yang tidak ada jawabannya juga inti cerita yang sama sekali biasa. Tetapi akting dan permainan emosi dalam cerita ini patut diacungi jempol. Bagaimana si tokoh Annabele berubah 180 derajat dari seseorang yang tidak menginginkan anak, menjadi seseorang yang harus mengasuh dua orang anak sekaligus dan kemudian mencintai anak-anak itu.

Inti dari segala hal positif dan negatif yang terjadi dalam kisah film ini adalah mengenai kasih seorang ibu.
Ingin saya ulas lebih banyak mengenai film ini, tetapi apa daya tak ada yang menarik diulas. 4 jempol untuk akting si kecil Victoria dalam film ini. A new star is born! The next Dakota Fanning.

Mengalahkan Kemalasan

Tahukan kalian? Hari ini saya tidak terlambat! 15 Menit sebelum jam 7, saya sudah di sekolah. Padahal saya menumpang angkot untuk ke sekolah dan angkotnya masih berhenti dimana-mana.


Poin hari ini adalah, jangan pernah kompromi dengan kemalasan tubuh dan jangan buang waktu dengan hal-hal yang tidak penting di pagi hari.
Pagi ini, dengan mata masih setengah tertutup, aku berjalan menuruni tangga dan menuju dapur untuk menyiapkan bekal. Mengupas bawang, memotong sayuran, mengocok telur, menanak nasi, semua kulakukan sambil berperang dengan kemalasan tubuhku.
Syukurlah berhasil. Semua selesai dan bekal terhidang.
Menyeret tubuh ke kamar mandi juga punya tantangan tersendiri. Melihat langit yang masih gelap, udara yang masih dingin, membuat tempat tidurku terasa seperti memiliki daya magnet yang besar, dan saya bagai besi yang tertarik ke arahnya. Tapi TIDAK! Saya harus bisa melawan semua bentuk kemalasan.
Saya sangat senang hari ini bisa mengalahkan diri saya sendiri. Besok harus lebih baik la…

Tidak Boleh Terlambat Lagi

Hari ini terlambat untuk yang kedua kalinya datang ke sekolah.
Ini semua salah saya. Seharusnya saya tidak terlalu bergantung pada Miss Taekla untuk ke sekolah. Karena ketergantungan itu, saya akhirnya terlambat. Di pikiran saya, "oh, saya harus menunggu" atau "Kan ada motor, tidak mungkin terlambat." Mulai besok, jika saya sudah siap sedia antara pukul 06.30 atau 07.00 WIB, saya harus langsung berangkat ke sekolah. No Excuse! Jika dibiasakan, saya akan menjadi pemalas seterusnya. Vany adalah orang yang selalu tepat waktu sejak kecil, jangan rusak rekor itu dengan kemalasan sesaat. SEMANGAT!

Malu akan Hujan

Mentari terbit bergitu terang
Terangnya bercahaya menembus pori-pori Sengatnya menghangatkan dingin yang ditinggalkan malam
Tiba-tiba... Petir dan kilat menyambar Mendung menggantung Derai air hujan menyayat kalbu
Sesaat kumeracau Hujan, enyahlah! Hujan, pergilah!
Kemudian kumenyesal Mengapa kumuntahkan kata-kata itu? Pelangi mengintip, aku tersipu
Ah, Hujan... Kau membawakanku pelangi habis badaimu

NGooook

satu, dua, tiga, saya pergi
empat, lima, enam, kemana saya pergi? tujuh, delapan, sembilan entahlah sepuluh, sebelas, duabelas terasa malas celaka tiga belas! Saya amnesia