Everything I See in This World. I see, i write, i draw, and i picture it

17 February 2015

FORCE!

17.2.15 Posted by Vany Kadiwanu No comments
Why I feel like he is trying to push us to vote for him and campaign about him?

Jadi ceritanya, pemilik tempat saya bekerja saat ini akan mencalonkan diri untuk menjadi seorang kepala daerah. Dari apa yang disampaikan ke kami, saya merasa ada unsur force alias kita harus milih dan ngomong tentangnya. 

Saya berpikir, meskipun kami atau mungkin saya adalah karyawan di tempatnya, bukan berarti hak saya untuk bebas memilih itu menjadi milik yayasan. Oh, ho! Tentu tidak. Anda boleh memaparkan tujuan, sebab, dan segala latar belakang dan rencana-rencana ke depan kepada kami. Tetapi keputusan untuk mendukung itu tetap milik kami.

Cara-cara seperti ini menurut saya kurang baik. Saya sendiri adalah tipe orang yang bebas. Tidak suka ikatan, tidak suka pemaksaan, tidak suka orang menentukan apa yang harus atau tidak saya lakukan. 

So, the point of this writing is just to share how I feel right now. Hahaha

16 January 2015

Ruang Untukmu

16.1.15 Posted by Vany Kadiwanu 1 comment


Membatasi diri untuk sesuatu  yang kau sukai itu tidak mudah

Membatasi diri untuk sesuatu yang lama kau tunggu sungguh tidak mudah

Membatasi diri untuk kebersamaan yang kau nikmati terlebih pelik lagi

Kuatkan hatimu

Tabahkan dirimu kawan

Kau tahu bahwa sekat yang kau pasang menandakan kau memiliki nilai

Jika ia datang dengan sesuatu yang belum selesai

Berikanlah ia ruang dalam hening

Memutuskan kemana ia melangkah

Mendekat atau pergi darimu

12 January 2015

Kulit Ari Tuhan

12.1.15 Posted by Vany Kadiwanu No comments
Hasil renungan pribadi sembari mencuci pakaian.
TUHAN itu tidak terbatas dalam A B C sampai Z, ia bagai lambang tak terhingga. 
Tetapi manusia yang O'on menyempitkan keberadaanNya dalam A B C sampai Z utk dapat dipahami akal manusianya dan bagi sebagian orang hal itu berguna utk memupuk rasa paling mengerti tentangNya. 
Tuhan tdk hanya ada saat kau duduk dlm ruang ibadah, melakukan amal baik. Ia ada kapan pun, dimana pun, dlm kegiatan apa pun, dengan caraNya, dalam keteraturan maupun ketidakteraturan. Dalam dualisme hitam putih, dalam keadaan abstrak, dalam ruang ramai maupun ruang hampa. 
Jangan pernah merasa paling tahu, paling benar, paling mengerti saat kenyataannya yang kita tahu hanya ribuan sel pembentuk jaringan secuil kulit ari tentang Tuhan.

08 January 2015

Mundur

8.1.15 Posted by Vany Kadiwanu No comments
Saat kau mengerjar dua kelinci pada saat yang bersamaan, pasti dua-duanya akan lepas dari tanganmu. 

Menentukan pilihan memang bukan perkara mudah. Tetapi, pilihan harus ditetapkan agar tidak menyusahkan pihak kedua. 

Bagaimana perasaan kalian saat berada dalam posisi yang tidak pasti? Bingung? Cemas? Khawatir? Gelisah? Sudah pasti demikian.

Yang harus dilakukan adalah menjernihkan kepala, berpikir mendalam dan meminta petunjuk dari yang maha kuasa. Pada saat yang membingungkan, itulah yang saya lakukan. 

Sebagai wanita, perasaan memang mendominasi sudut pandang atau buah pikiran saya. Tetapi dengan pertolongan Tuhan, logika menyusup masuk.

Ketika logika mengambil alih ruang dalam otakku, secara otomatis berbagai pertimbangan baik dan buruk menjadi jelas. Pantas atau tidak menjadi kelihatan.

Kini, saya sudah mendapatkan keputusan yang pasti bahwa dalam kondisi yang membingungkan ada baiknya mengambil langkah mundur dan memberi ruang.

Mundur tidak selalu berarti kalah. Mundur tidak berarti kita menyerah. Mundur juga adalah cara untuk melihat apakah hal itu patut diperjuangkan atau tidak. Mundur juga salah satu cara untuk melihat kesungguhan dan arah selanjutnya.

If it meant to be then it will coming back to me. Now, I just need to step back.


05 January 2015

membungkus rasa

5.1.15 Posted by Vany Kadiwanu No comments
Membungkus rasa ke dalam kotak

Kotak hitam itu kubebaskan ke laut

Laut mengapungkan pembungkus rasa

Rasa rasanya aku tak rela

Relakan rasa ini pergi

Pergi bersama ombak dan riak