19 June 2016

You

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
I love the feeling I have when I remember you
I love the smile you gave when you look at me
I love how you treat me
I love you


Berbeda tetapi Cinta. Gimana dong??

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
SELAMAT LIBURAAAAAN!!
Libur panjang telah tiba. Waktu yang paling saya tunggu-tunggu. Sebulan!!
Antara senang dan bingung juga mau diisi dengan kegiatan apa.
Kemarin saya merencanakan untuk berjalan-jalan selama satu minggu ke depan. Dari Rua-Waitabula-Waikabubak-Anakalang-Waingapu.
Last minute dapat tawaran yang tidak kalah asyik, menjadi Juri untuk lomba vokal grup anak, Na Anamu Voice di Kombapari.
Jadi saya merubah rute menjadi, Rua-Waitabula-Kombapari-kembali ke Waitabula. Minggu baru pulang Waingapu.
Intinya refreshing.
Waktu saya bercerita tentang rencana jalan-jalan saya ke pacar, dia tidak bersemangat. 
Masa depan saya dipastikan SURAM!!
Dia, lebih suka tinggal di rumah daripada jalan-jalan.
Well, saya juga begitu sih. Tapi ada masa-masanya saya suka jalan-jalan. Jalan-jalannya yang jauh-jauh. Kadang yang agak ekstrim.
Satu-satunya solusi adalah memuaskan diri berjalan-jalan selama masih single. Alias belum menikah.
Karena kalau sudah menikah nanti, saya pasti di rumah terus. SURAM.
Saya terkadang suka traveling, dia suka di rumah.
Saya suka mandi di laut, dia tidak suka ke laut.
Saya suka begadang, dia tidak kuat begadang kecuali terpaksa karena pekerjaan.
Saya suka jalan ramai-ramai dengan teman, dia lebih suka berdua.
Saya suka drakor, dia tidak (ya iyalah!)
Saya cerewet, dia pendiam.
Apalagi ya? Kayaknya selama ini yang saya temukan itu banyak sekali bedanya.
Semoga tidak menjadi masalah saat sudah menikah. Sejauh ini belum jadi masalah sih.



13 June 2016

Kamar = My Temple

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
Katakanlah saya orang yang agak kolot.Tetapi bagi saya, kamar saya adalah tempat yang hanya boleh ditempati oleh saya sendiri,
Hanya orang-orang yang saya ijinkan yang boleh memasuki ruangan ini.
Hanya orang-orang yang saya ijinkan yang boleh menginap di kamar ini.
Hanya adik saya, sahabat dekat, yang boleh.
gambar : google
Tidak boleh ada bayi di kamar gadis saya. Tidak boleh ada tamu yang saya ijinkan tidur di kamar saya, apalagi mengacak-acak isinya,bertanya ini itu, atau sekedar melihat-lihat.
And please, knock before you enter my room. With my permission of course!
Segenting apapun situasinya, saya tidak akan pernah membiarkan sembarangan orang menginap di kamar saya. Bahkan jika kamar di rumah semua penuh dan tidak ada tempat lagi untuk tamu bermalam.
Sorry, you have to find another place.
Don't blame me. Saya punya prinsip!
Satu-satunya ruangan tempat saya menjadi saya sepenuhnya hanya kamar saya. Terkhusus di Sumba Timur tercinta ini.
Jadi, tamu, please, cukupkan dengan yang ada. Okay?!

11 June 2016

BIG NEWS!!!

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
I have a BIG news! but I will take slow for telling you guys.
Okay.
Today is a lovely day.
Me and my friends went to lake to swim and just have fun.
So we did it.
After doing so much fun there, we were about to go home.
When I open the motorcyle storage, I found nothing in there. It had my pants, with Rp600,000 in it's pocket. And a book. All gone. someone or more, took my things.
Guess what! My friend lost her money and one part of her motorcycle.
Then I was wondering. Why they did it to us?
Did life gets too hard for them and they need the money?
Did they even need the money?
Did teenagers life is very difficult without money so they did it?
I know how hard is to get money. When they just took it, i feel terrible, 
I just got it from my reseller. And I lost it by the day. Sad.
I hope God will get them to learn a lesson.
Go to hell dude!

10 June 2016

Acceptance

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
Rani sedang uring-uringan, dia sibuk memikirkan apa yang orang pikirkan tentang dirinya. Ia seringkali mengurung diri di kamarnya. Hal itu yang ia lakukan setiap ia di rumah. Tetapi jika di luar rumah, ia adalah remaja yang periang. Seringkali ada keluarga dari ibu tirinya yang datang menginap di rumahnya. Jika itu terjadi, Rani akan mengurung diri di kamar. Ia punya banyak alasan melakukan hal tersebut yang tidak dapat ia ceritakan kepada orang-orang. Ia bukan gadis yang jahat, SUNGGUH! Tetapi aksi mengurung dirinya dan hanya berbicara saat memang butuh bicara di rumah adalah sikap yang terkesan sombong bagi yang tidak mengenalnya.
Rani uring-uringan. 
"Duh, pasti gue dikira sombong, jutek, jahat!"

I will say, "Calm down Rani!" to her.

Jika kalian berada dalam situasi serupa atau mungkin sejenis, saat kalian terlalu banyak memikirkan pandangan orang tentangmu, ingatlah satu hal : kamu tidak hidup untuk membuat semua orang suka padamu. Mereka tidak perlu memahamimu. Tidak perlu memperdulikan apa yang orang pikirkan tentang dirimu selama kamu tidak sedang merugikan orang lain. Mengapa?
Karena sebaik apapun kamu, akan selalu ada orang yang punya banyak pendapat tentang dirimu. Pendapat baik maupun tidak baik. Jika kamu memang tidak merugikan orang lain, pada akhirnya orang-orang akan capek juga membicarakan  segala omong kosong tentangmu. Biarkan mereka dan kreativitas mereka. Tetap senyum, bahagia, lakukan apapun yang sedang kau lakukan. Be yourself and be proud of yourself. Kamu tidak butuh pengakuan orang lain untuk merasa bahagia atau bangga atas diri sendiri.
Terimalah dirimu apa adanya. 
Lakukan apa yang ingin kau lakukan.
Belajar, lakukan kesalahan, perbaiki, lanjutkan hidupmu.
Pada akhirnya kau akan menemukan bahwa tidak ada satu pun pendapat manusia tentang dirimu punya manfaat bagimu.

08 June 2016

Essentials of life

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
video : youtube

Life...
who says it's easy?
who says it's gonna be legendary, always?
when everybody are trying to find recognizing from the world, sometimes they forgot to pay attention to themselves.
when everybody wants to be notice by the world because of some actions they made, they forgot to do what they have to do to their family and the closest one.
Ask again to yourself,
What's really matter for you?
How much time you spend for them?
When did the last time you pay attention to your dearest one?
Where are them in your future?
Why it is so important to you?
The older I am, I figure out what's really important in my life is not all the bullshit that makes people say WOW or how good I am as human being.
Finally I know that what makes my father, brother or sister happy are what really matters for me and what I really care about. Nothing else. The other thing is just a phase I have in life. It makes me happy and feel complete but not the most important things in my life.

06 June 2016

PAKEM

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
Hari ini, Ella libur. Ia tidak memiliki rencana apapun untuk mengisi liburannya yang hanya sehari itu. Libur awal puasa. Entah siapa yang mencetuskan liburan ini di kotanya. Ia hanya merasa senang bisa tinggal di rumah tanpa harus pergi bekerja.


Si Ibu tiri yang seharusnya juga libur pada hari ini, bangun lebih pagi. Ella, begitu bangun pagi, bergegas mengenakan jaket, berganti celana, dan berjalan kaki untuk pergi ke ATM terdekat dan tukang sayur. Ia hendak menunaikan kewajiban untuk membayar kredit motor dan menyetor tabungan bulanannya ke suatu bank lokal yang ia ketahui dari sahabatnya, Gizel.

Usai urusan di ATM, ia berjalan ke tukang sayur. Membeli sayur untuk makanan di rumah. Seperti yang pernah diceritakan sebelumnya, si Tante enggan mengeluarkan uang untuk kebutuhan rumah tangga.

Kemarin pun Ella baru menyadari bahwa detergen di rumah habis, begitu juga odol dan sabun cuci piring. Kosong melompong. Tidak ada kemurahan. Ia hanya bisa menaiki sepeda motornya, dan pergi ke kota untuk membeli segala keperluan itu. Padahal yang paling sering, bahkan hampir setiap hari mencuci pakaian dengan menggunakan banyak detergen alias paling boros adalah si Tante. What word can fit her attitute than ASSHOLE!?

Well, usai membeli kebutuhan dapur, Ella telah berencana untuk memasak, mencuci, melipat pakaian di hari libur ini.
Setibanya di rumah, si Tante telah berpakaian dinas lengkap. Tentu saja menjadi sebuah tanda tanya, mengapa? Semua orang sedang libur. Tapi Ella merasa tidak perlu bertanya. Apapun itu, itu bukan urusannya.
Ia hanya bergegas menuju kulkas dan memasukkan sayuran yang baru dibelinya agar tahan lama dan menuju ke bagian belakang rumah tempat menjemur pakaian. Mengambil yang sudah kering, membawanya ke kamar untuk dilipat dengan rapi, sambil menonton Kung Fu Panda 3. Rencana yang sempurna!

Berpapasan di lorong rumah dengan si Tante.
"Saya mau ke sekolah, kami ada akreditasi. Anak-anak saja yang libur, guru tidak," yess, she is a teacher. Bad teacher!
Ella berlalu tanpa peduli dan melanjutkan hari liburannya yang indah. She doesn't care and don't give a damn about it. She's tired of all the bullshit.
Selesai melipat pakaian, mengatur ulang isi lemari, mengeluarkan pakaian yang tidak lagi dipakai, mencuci piring, menanak nasi, Ella ingin memasak. Ia berbaik hati ingin memasak agar si Tante bisa makan sepulang dari dinasnya.
Masuk ke dapur, ia tidak menemukan dimana bawang disimpan. Mengecek kompor, tidak ada minyak tanah disana. Kering kerontang!
Keputusannya adalah, enough! She won't support anything, anymore.
Memang sang Bapak sedang bepergian ke luar kota. Seharusnya Ella tidak lupa tabiat si Tante yang sudah pakem.
Saat Bapak tidak ada, ada sekalipun, ia tidak akan mengeluarkan sepeserpun.

Beberapa waktu kemudian, sudah sangat siang, si Tante pulang. Ella sementara menonton serial kesukaan dan dilanjutkan dengan membaca buku sampai ketiduran. Dalam pikirannya, si Tante akan memasak untuk ia makan sendiri paling tidak.
Bangun dari tidur, ternyata tudung saji masih kosong melompong. Ia bahkan tidak memasak untuk dirinya sendiri!
OH IYA! Harusnya Ella tidak boleh lupa pakem lain dari si Tante. Setiap Bapak ke luar kota, tidak akan pernah ada makanan dalam tudung hijau itu.

SEKIAN.

How You Solve Your Problem Ella?

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
Setiap orang punya caranya sendiri untuk menanggapi masalah yang hadir dalam kehidupannya.
Baik itu masalah di rumah, tempat kerja, maupun masalah dengan pasangan.

Seperti halnya Cinderella modern kita, ia memiliki caranya sendiri untuk menanggapi persoalan. Ia tidak sama dengan Cinderella pada umumnya, yang diketahui seluruh anak perempuan di dunia.
Cinderella modern ini, punya cara yang sedikit berbeda dan kiri dalam menghadapi masalah. 

Satu hal yang sama antara Cinderella yang lama dan masa kini adalah, sama-sama memiliki seorang Ibu tiri yang tidak menyenangkan. Tetapi dia yang baru, punya cara menanggapi hal yang berbeda. Terlepas dari semua keanehan si Tante, Ella, sapaan akrabnya, bertekad tidak akan kehilangan kebahagiaan atau meratapi nasibnya. Ia tetap memiliki keyakinan, bahwa ia berhak bahkan berkewajiban untuk bahagia, tertawa, memiliki banyak teman, berbuat baik atau sebaliknya tanpa tertindas, dan sukses. 

video : youtube

Baginya, kehadiran si Tante bukan suatu hal yang harus mempengaruhinya dan masa depannya. Itu adalah masalah orangtuanya, kesalahan memilih pasangan yang dilakukan Bapaknya, dan tidak ada hubungannya dengan dirinya. Ella hanya perlu hidup dengan caranya sendiri.
Untuk menghindari konflik yang tidak penting, Ella memutus jalur komunikasi dengan si Tante, kecuali diperlukan. Bukan ia tak pernah mencoba, pernah, dulu. Berusaha berpikir positif tentang si tante, namun memang pada dasarnya si Tante kabelnya korslet, jadi apa boleh buat. Jalan aman adalah tidak cari gara-gara.

Lain di rumah, lain di tempat kerja. Jika ia menemukan persoalan, Cinderella bukanlah tipe orang yang berteriak-teriak di media sosial dan menjelekkan tempat ia bekerja.
Prince charming mengajarkan, "jika kau mau membalas kejahatan yang kau terima, jangan hunus pedangmu tinggi-tinggi. Peluk dan rangkul ia, saat ia dalam rangkulanmu, saat itulah pedangmu kau gunakan," WOW!
Katanya ia mendapat nasehat itu dari petinggi kerajaan. Secara politik, cincay lah!
Ella memutuskan untuk mengembalikan mood bekerjanya ke settingan normal, melangkah dengan ceria dan penuh semangat. Saat waktunya tiba, KABOOOM!!!
Everybody get shocked!

Apakah kejutan itu? Tunggu sampai Ella merangkulmu. Ella is learn to be backstabber.
gambar : google

01 June 2016

Cinderella at work

Posted by Vany Kadiwanu
Reactions: 
0 comments Links to this post
gambar: google

Masuk kelas, pergantian mata pelajaran Bahasa Indonesia ke Matematika.
Saya, mengajar Matematika.
Btw, it's me, Cinderella again!

Waktu saya masuk, anak-anak belum menyelesaikan tugas mata pelajaran sebelumnya, menulis tegak bersambung. Mumpung sudah habis materi, ya saya biarkan mereka melanjutkan sebentar.
Ditunggu-tunggu .....

.....
.....

Kok lama ya?

"Ayo tulis cepat sudah!" saya sudah tidak sabaran.

.....

"Kok lama??"
"Iya, Ibu, kita masih berusaha cepat," kata Clinton si gembul murah senyum.
"Berusaha, tapi kok lama?" saya masih juga tidak sabaran. Kepala pening dan masih agak lemas akibat begadang menonton film geje semalam membuat saya tidak sabaran sepanjang hari ini.
"Berusaha itu memang harus lama ibu," Zefa menyambung dengan gaya sok bijaknya.
Buseeet... ini bukan sesi Mario Teguh nak! Serah lo dah...
 

Sketch of my hands Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea