Everything I See in This World. I see, i write, i draw, and i picture it

28 July 2010

Gifted Hand Ben Carson Story (based on true story)

28.7.10 Posted by Vany Kadiwanu 2 comments

You can do anything anybody else can do, Bennie
Only you can do it better

Kalimat yang menggambarkan kepercayaan seorang ibu kepada anaknya. Sebuah keluarga afro american, tinggal di sebuah apartemen yang kecil. Sang ibu bekerja sebagai house keeping dan kadang menjaga bayi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Pemasukannya juga datang dari sebuah rumah yang disewakannya. Dulunya rumah itu ditinggali bersama sang suami. Namun ketika ia tahu bahwa suaminya ternyata memiliki istri dan anak di tempat lain, mereka bercerai dan rumah itu diberikan padanya.

Keluarga ini sekarang hanya terdiri dari seorang ibu dan dua orang anak laki-laki. Si bungsu, yang dalam film ini adalah tokoh utama, memiliki peringkat terendah di kelasnya. Nilai-nilainya dihiasi dengan huruf F dan E. Sang ibu pun dipanggil guru untuk membicarakan masalah ini.
Mrs.Carson sang ibunda, tidak ingin anak-anaknya bernasib sepertinya yang hanya menjadi pesuruh dan tidak pandai. Selama ini Mrs.Carson menyembunyikan dari anak-anaknya kalau ia bodoh dan bahkan tidak dapat membaca. Melihat kegiatan anak-anaknya yang hanya menghabiskan waktu di depan televisi, ia mulai menasehati mereka. Siapa sangka, Ben mengalami kemajuan bertahap. Nilainya naik jadi D
Ben si bungsu, selalu menganggap dirinya bodoh, karena itulah yang dikatakan lingkungannya. Tapi ibunya tidak ingin anaknya berpikir seperti itu.

You can do anything anybody else can do, Bennie
Only you can do it better

Tidak hanya petuah, sang ibu pun akhirnya menyuruh anak-anaknya untuk membaca dua buku setiap minggu dan menuliskan laporannya. Mereka harus menyerahkan laporan itu pada sang ibu.
Nilai Ben akhirnya naik jadi A dan acara TV yang ditontonnya pun adalah acara edukasi. Ia dan kakaknya menikmati menjawab pertanyaan kuis yang mereka tonton di TV.
Ben tidak hanya tertarik dengan ilmu pengetahuan di sekolah, ia akhirnya memiliki ketertarikan terhadap seni klasik. Dan ketika ia ke gereja, dan mendengarkan khotbah pendeta, ia berimajinasi menjadi seorang dokter yang melayani orang. Dan ia pun menyatakan keinginnannya kepada sang ibu, dan mendapat dukungan.
Ben akhirnya mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Yale University. Untuk mempertahankan beasiswa itu, ia harus mempertahankan keseluruhan nilai-nilainya.
Dalam film ini, kita akan melihat bagaimana perjuangan Ben untuk mempertahankan nilainya. Kita juga akan melihat bagaimana ia mempraktekkan ilmu kedokterannya setelah menjadi dokter di bagian neurosurgeon (bedah otak). Berbagai kasus berisiko tinggi ia tangani. Sebagai penonton, kita akan merasa seperti berada di samping Ben dan melihat setiap proses operasi yang ia lakukan. Tegang? Sudah pasti. Tersentuh? Apalagi!
Ketika ia bisa menyelamatkan anak-anak orang lain tapi ia tidak dapat menyelamatkan anaknya sendiri.
Saya rekomendasikan film ini untuk kalian tonton. Masih tergolong baru kok. Tahun 2009 film ini diproduksi, tapi settingnya tahun 60an-80an.

26 July 2010

Dorian Gray Movie (Sebuah karya yang diangkat dari novel karangan Oscar Wilde)

26.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments

Pengen awet muda? Setiap wanita pasti inginkan itu. Kecantikan abadi selalu menjadi dambaan banyak wanita. Makanya sekarang produsen kosmetik gencar banget memproduksi krim anti aging. Saya yakin mereka menghasilkan banyak uang dari hal ini.
Tapi bagaimana jadinya kalau pria yang menginginkan ketampanan abadi?
Dorian Gray (yang diperankan Ben Barnes), seorang pria muda kaya raya. Pewaris tunggal sang kakek yang baru saja meninggal. Ia pun kembali ke London untuk tinggal di rumah kakeknya yang kini sudah tiada. Dialah satu-satunya keluarga yang tersisa. No mom, no daddy, no siblings.
Dorian adalah pemuda yang tampan dan polos. Dia memiliki masa lalu yang kelam. Sang ibu meninggal ketika melahirkannya dan kakeknya menyalahkannya untuk hal itu. Setiap hari ia disiksa oleh kakeknya sendiri. Kelahirannya tidak diinginkan karena ia adalah anak hasil hubungan ibunya dengan seniman miskin yang tidak dikehendaki sang kakek.
Pria polos ini bertemu dengan Basil seorang seniman berbakat. Kemudian Dorian juga berkenalan dengan seorang pria bernama Harry dalam sebuah pesta. Dorian menjadi sangat dekat dengan Harry. Harry mengajarkan berbagai kenikmatan duniawi kepada si polos Dorian. Basil berusaha mencegah tetapi sia-sia. Pelajaran penting di awal cerita, jangan sampai salah pilih teman.
Dorian, Harry dan Basil berteman namun jarang keluar bertiga. Dorian lebih sering bersama Harry. Mereka berkumpul bertiga ketika Basil melukis Dorian dan ketika pesta.
Basil melukis ketampanan Dorian dengan sempurna. Dorian bahkan baru menyadari bahwa ia sangat tampan setelah melihat lukisan dirinya.

Semakin lama bersama dengan Harry, Dorian berubah menjadi seseorang yang liar. Ia berubah menjadi iblis. Dia tenggelam dalam kenikmatan sex baik dengan wanita maupun pria. Ia meniduri tidak hanya seorang gadis bahkan ibu sang gadis. Ia secara tidak langsung membunuh pacarnya sendiri. Dosa demi dosa dilakukannya. Ia bahkan memutilasi sahabatnya sendiri karena mendapati rahasia besarnya. Ketika kehidupan berputar, kelahiran dan kematian silih berganti, orang-orang disekitarnya semakin tua, Dorian tetap terlihat seperti pemuda 20 tahun. Dorian mulai putus asa, menyesali diri dan ingin terbebas dari segalanya. Ia pergi ke kapel, mengaku dosa kepada romo, tetapi tidak ada yang bisa menolongnya. Ia mendapati bahwa segalanya sia-sia. Hidupnya semakin tidak berarti di matanya sendiri.

Lalu bagaimana caranya Dorian terbebas? Apa sebenarnya rahasia yang selalu disembunyikannya?
Kalau kalian ingin tahu, sebaiknya nonton saja DORIAN GREY. Tapi hati-hati, sebelum nonton sebaiknya berdoa dan yakinkan diri kalian kuat menahan godaan. Jangan sampai kalian yang jatuh dalam dosa seperti Dorian :)

Everybody's fine movie (a film of Robert De Niro)

26.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments

Ini film yang special banget! Aktornya aja Robert De Niro, Kate Beckinsale, Drew Barrymore dan Sam Rockwell. Kisah yang mengingatkan saya sama Bapa saya, mama yang udah meninggal dan komunikasi dalam keluarga.
Frank (Robert De Niro) memiliki 4 orang anak. Amy, Rosie, Robert dan David. Istrinya telah meninggal dan anak-anaknya telah memiliki kehidupan mereka sendiri. David tinggal di New York, Amy di Chicago, Robert di Denver dan Rosie di Las Vegas. Tinggallah si Frank di rumahnya sendiri dan yang dikerjakannya setiap hari hanyalah berkebun, sebab dia sudah pensiun.
Di awal cerita, keliahatannya mereka bakal ngumpul di rumah Frank. Pria tua ini senangnya bukan main. Dia mulai mempersiapkan semuanya. Beli alat barbeque yang baru, beli daging, wine…
Tapi di menit-menit terakhir semua anaknya membatalkan rencana karena kesibukan mereka.

Waktu lihat scene ini. Saya berjanji pada diri saya sendiri. Saya ga bakal mau Bapa saya bernasib seperti Frank. Sendiri di rumah. Ga punya teman bicara. Saya bakal bawa dia kemanapun saya pergi. Kalau perlu saya tinggal di rumahnya sampai kapan pun. Saya tahu saya harus punya kehidupan sendiri, tapi saya juga tidak mau Bapa saya kesepian dan meratapi kenangan masa kecil saya di saat dia masih bisa melihat saya di waktu dewasa.

Frank akhirnya membuat keputusan besar. Dia ingin membuat kejutan dengan mengunjungi anak-anaknya melalui jalur darat. "kalian tidak bisa datang, maka saya yang datang" kira-kira itu dialognya waktu ketemu Amy. Sebelumnya dia ke apartemen David, tapi orangnya ga ada. Akhirnya dia lanjut ke Chicago untuk ketemu Amy. Amy udah jadi orang sukses. Rumahnya mewah, pekerjaannya bagus. Dia punya agency periklanan. Memiliki seorang putra bernama Jack. Setelah semalam menginap, Frank akhirnya berangkat dan menemui Robert. Bukan pertemuan yang cukup baik soalnya si Robert agak sedikit tidak nyaman dengan kedatangan ayahnya. Frank melihat kebohongan juga dalam kunjungannya kali ini. Akhirnya perhentian terakhir di Las Vegas tempat Rosie tinggal. Sambutan hangat dan Rosie sangat ingin bersama ayahnya. Tapi sayang, lagi-lagi kebohongan besar Frank dapati dalam kehidupan anaknya yang satu ini.

Orang tua selalu ingin yang terbaik bagi anaknya, sama seperti Frank. Semua anak-anaknya sangat mengasihinya dan ingin membuatnya bangga. Frank awalnya menyangka bahwa semuanya baik-baik saja. Tapi perjalanannya mengunjungi anak-anaknya telah membuka matanya bahwa ada banyak hal yang disembunyikan darinya selama bertahun-tahun. Ada banyak hal yang berjalan tidak sesuai yang ia pikirkan. Dan bagian terburuknya adalah ia telah dibohongi anak-anaknya sendiri.
"because nobody wants to be hurt"
Anak-anaknya berbohong padanya untuk menjaga agar ayah mereka tidak kecewa. Tapi mereka ga sadar, kebohongan mereka lebih mengecewakan ayahnya. Mereka selalu menceritakan apa pun pada almarhum ibu tetapi ga pernah mau terbuka sama ayah mereka.

Banyak adegan mengharukan dan membuat kita berpikir kembali, mengingat apa saja yang sudah orang tua kita lakukan buat kita dalam film ini. Saya hanya bisa bilang, film ini AMAT SANGAT LAYAK DITONTON! Kalian ga bakal kecewa. Film ini produksi 2009. Jadi masih fresh di mata :)

25 July 2010

I am Sam (dakota fanning movie)

25.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments


Awal cerita, saya langsung sadar bahwa tokoh utama film ini terbelakang. Sam, memiliki inteligensi seperti anak usia 7 tahun. Yah, bisa dibilang kayak orang cacat mental. Entah mengapa waktu liat kondisinya seperti itu, lalu sadar judul film ini adalah "I AM SAM" dan di tokoh utama selalu bilang "my name is Sam." Saya jadi teringat film My Name Is Khan. Kedua film ini tokoh utamanya sama-sama cacat mental istilah gampangnya. Saya pun mulai berpikir, "Ah, jangan bilang My name is khan tu salah satu karya plagiarisme dari film ini"

But 100% I was wrong! Totally!

It is not a plagiarism! It's just my feeling and my worries. Mungkin ini dampak karena terlalu banyak melihat karya plagiat. Okay, saya ga akan berputar-putar lagi. Don't leave this page. I have to tell you the touching story ever, about a father's love. Tentang cinta yang tulus, unconditional love of a retarded father.
Sam, adalah seorang pria yang memiliki keterbelakangan mental. Entah bagaimana ia menghamili seorang wanita dan akhirnya memiliki seorang bayi cantik bernama Lucy. Lucy Diamon Dawson, nama ini diambil dari lirik The Beettles, "Lucy in the sky with diamonds."
Walaupun kedengaran kayak Lucifer in the sky with demon, tapi anak ini sangat cantik dan tumbuh sebagai anak yang baik hati seperti malaikat.
Poor Lucy, her mother left her and her father right just after the birth. Not because her mother died, she said to Sam, "This is not my life and I don’t want to have baby with you" What a rude and unresponsible mom!

Apa kalian ga bertanya, lalu bagaimana mungkin seorang pria yang terbelakang dapat mengasuh dan membersarkan seorang bayi?
This is the main point of this movie!

Guys, kalian bener-bener kelewatan kalau tidak nonton film ini. Saya orang yang anti global warming, sebisa mungkin saya ga mau pake tisu atau meminimalisir penggunaannya. Tapi gara-gara film ini, gunungan tisu berserakan di meja saya. Air mata ni kayak pipa bocor, ngalir terus. Tapi saya orang kristen, saya percaya janji Allah kalau ga bakal ada air bah lagi. Jadi saya percaya sebanyak apapun air mata saya, ga akan ada yang namanya air bah (joking :p)

Okay, we're moving.

Sam punya 4 orang sahabat. Semuanya punya keterbelakangan. Sam juga punya seorang tetangga yang mengasihi dia dan membantunya membersarkan Lucy, namanya Annie.
Kesabaran, cinta kasih, ketulusan, semua ini saya lihat dalam film ini.
Sam bekerja di Starbucks, orang-orang disana sangat sabar dengan keterbatasannya. Mereka mencintainya.
Sahabatnya juga sangat mengasihi dia. Mereka saling mengasihi dalam keterbatasan yang mereka miliki. Pengen banget saya ceritakan adegannya, tapi ga bakalan seru kalau saya cerita lalu kalian nonton. Kalian harus liat sendiri apa yang saya maksud.
FYI, Lucy diperankan oleh Dakota Fanning.
Setiap malam, Sam membacakan cerita yang sama buat Lucy. Lucy adalah gadis yang pandai. Tapi ia mulai takut untuk belajar. Dia ga mau dirinya lebih pintar dari ayahnya. Tapi sang ayah, dengan segala keterbatasannya mendorong Lucy untuk menjadi lebih pandai darinya.
Pada ulang tahunnya yang ke 7, Lucy dipisahkan dari ayahnya. Pemerintah setempat menganggap bahwa Sam tidak mampu membersarkan Lucy. Kalian tahu, bagaimana kalau Lucy bertumbuh menjadi gadis 8 tahun, 13 tahun, memasuki masa pubertas sedangkan kapasitas Sam adalah setara anak 7 tahun.
Disinilah orang-orang normal di sekitar mereka melihat bagaimana cinta kasih ayah anak itu. Dan untuk beberapa orang, termasuk pengacara yang menangani kasus ini menerima dampak dari kisah Sam.

Lucy diasuh oleh orang tua asuh dan Sam memutuskan pindah ke apartemen yang dekat dengan rumah mereka. Setiap malam, Lucy keluar dari jendela kamarnya di lantai dua dan berjalan dengan baju tidur tipis menuju apartemen ayahnya. Setiap malam pula ayahnya harus mengantarnya kembali ke rumah orang tua asuhnya.
Sampai pada akhirnya jendela Lucy dipasangi terali dan dia ga bisa menyelinap di malam hari lagi untuk menemui ayahnya.
Kalian pikir dia menyerah? Jangan harap!
Ia turun dan mencoba membuka kunci pintu depan. Sayangnya, anak kecil ini belum terlalu tinggi untuk membuka gerendel yang paling atas. Dan ternyata, ibu asuhnya udah nunggu di meja makan dengan cemilan untuknya. She just take it and said thank you, then she gone upstairs. Anak ini bener-bener menolak untuk dijauhkan dari ayahnya. Baginya, ayahnya adalah yang terbaik. Dia ga peduli ayahnya terbelakang.

Suatu malam, gadis cilik ini datang ke apartemen ayahnya, tapi diantar sama ibu asuhnya. Sang ibu menyadari bahwa sebesar apa pun cintanya buat gadis ini, ga bisa ngalahin cinta Sam.

And guess what?

I think Lucy is the luckiest girl. She have a father who loves her so much, 4 uncle that love her and her daddy, mom and daddy, and Rita her father lawyer who loves her and her daddy, and Willy who is Rita son.
Guys, I give all thumbs up and all the stars that I can give to this movie to suggest you to watch it. If you are not crying when you see this movie, let me know.


19 July 2010

The Duchess

19.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments

Adooooooh ni film bener-bener bikin makan hati. Bukan karena jelek! Justru karena bagus sekali. Ceritanya bener-bener mempermainkan perasaan saya sebagai seorang perempuan. Thanks God saya hidup di masa kini, thanks buat R.A Kartini yang udah bikin perempuan Indonesia lepas dari belenggu-belenggu ga penting.

Film ini, based on true story. Menceritakan kisah hidup Georgina, The Duchess from Devonshire.
Jujur, saya kagum dengan ketabahan hatinya. Kalau saya jadi dia, wah mungkin saya sudah bunuh diri atau membunuh orang lain yang pastinya orang itu adalah suaminya, The Duke of Devonshire. Jahat banget tuh orang, asli! Laki-laki kayak begitu mending buang di Got saja.

Georgina, adalah seorang gadis muda yang enerjik. Orangnya supel banget. Cinta pertamanya si Charles Greg. Mereka saling mencintai tapi yang cewe masih belum nyadar betul akan perasaannya. Pas si Charles Greg mo nyaci (nyatain cinta), Georgina dipanggil mamanya. Ternyata dia dilamar The Duke of Devonshire.
Cewek muda ini senangnya minta ampun. Yah, tahu kan uang dan kekuasaan bisa membuat seseorang beranggapan bahwa hidupnya akan bahagia.

Waktu malam pertama mereka, saya sempat berpikir "wah, sopan banget nih Duke. Pas mau berhubungan ma istrinya, dia pakai bahasa yang sopan banget."
Tapi, pas cerita berjalan saya menyadari bahwa ni pria brengsek abis. Masa udah nikah masi affair sana sini. Goda cewe sana sini. Tapi dia pendiam banget, ga pernah ngajak ngomong istrinya. Hubungannya sebatas hubungan badan doang. Dan dia melakukan hubungan itu sama banyak perempuan termasuk pelayannya sendiri. Jadi ingat Ariel yang 'makan' banyak cewek (dan belum nikah).

Si Georgina menyadari kebejatan suaminya itu dan terpaksa menerimanya dengan lapang dada. Dia tetap bersabar. Dia bahkan disuruh suaminya ngurus anak perempuan yang berasal dari selingkuhannya yang sudah meninggal. Itu pun dia terima dengan lapang dada. Bahkan dia menyayangi anak itu sama seperti anak kandungnya sendiri.

The Duke wants a boy untuk jadi penerusnya, tapi si Duchess terus melahirkan anak perempuan. Sekarang anak perempuannya udah 3, termasuk Charlotte anak selingkuhan si Duke. She, as a mother, really loves all her daughter. Tapi si duke sialan itu ga nganggep anak-anak perempuannya sama sekali.

The duchess punya sahabat karib namanya Lady Bess. Saking sayangnya sama sahabatnya, dia ngajak sahabatnya tinggal bareng di istananya.
Waktu si duchess ngelakuin itu, saya sudah duga ini akan jadi masalah.

Mengapa, dari sekian banyak perempuan di London si Duke sial ini malah selingkuh dengan sahabat si Duchess? Dan sahabatnya juga jalang banget! Tega-teganya dia berbuat begitu sama sahabat yang udah ngasi dia tempat tinggal dan percaya 100% sama dia.
Dan tahukah kalian? Akhirnya mereka hidup bersama, bertiga. The duke, Lady Bess dan The Duchess.

The Duchess ketemu lagi sama Charles Greg. Mereka falling in love lagi dan menyadari perasaan masing-masing. Karena suaminya selingkuh, si Georgina akhirnya juga selingkuh dengan cintanya itu.
Sampai suatu saat, ketika Georgina minta ke suaminya untuk merestui hubungan cintanya dengan Charles dan dia juga akan merestui hubungan suaminya dengan Lady Bess.
Dan jawabannya "Do as I say. I never make a deal!" JAHATNYA!!!

Jadi, dia, pria mesum itu, boleh selingkuh di rumahnya sendiri dan si cewek yang harus menderita menatap dalam kesengsaraan tanpa bisa menggapai cintanya sendiri? Dan jahatnya lagi, dia bahkan 'memerkosa' istrinya sendiri setelah mendengar permintaan itu.
The duchess really become prisoner in her own house.
Dia diancam, kalau sampai masih berhubungan dengan si Charles maka dia ga boleh ketemu anak-anaknya lagi, si Charles juga bakal ditolak di berbagai parlemen dan mimpinya menjadi perdana menteri bakal di-cut.

Kebayang ga sih? Sebagai seorang wanita, kau harus menerima suami yang selingkuh di rumahmu sendiri setiap hari. Datang padamu hanya untuk hubungan badan. Memerintahkan apa yang harus kau lakukan dan apa yang tidak. Tidak menghargaimu sedikit pun, bahkan lebih sayang sama anjing peliharaannya.

Intinya, pesan yang saya dapat dari film ini : UANG GA BISA NGASIH KAMU KEBAHAGIAAN. KAMU BISA PUNYA SEGALANYA. TAPI APA ARTINYA KALAU KAMU GA DIHARGAI? SADARI BAIK-BAIK SETIAP KEPUTUSAN YANG KAMU AMBIL. KARENA SETIAP KEPUTUSAN YANG DIAMBIL AKAN PUNYA KONSEKUENSINYA SENDIRI-SENDIRI.
Woman, please don’t be the next dutchess who is prison in her own house.

Kites

19.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments

Kites…

Fly in the sky

Free...

Dancing in the wind

With no worries

Like two lovers

They meet, they fight, they embrace

They almost become one

But its not the will of the kites

that makes them dance

'cause someone else

Always holds the strings


This is the opening prologue in this movie. You will know what its mean when you watched this movie. It is a romantic movie, that puts love above everything. "Love more than money, with love we can do anything" that was what the chacacter in this story said.


You know, it is a good movie. Technically yes. It is good, very romantic I guess. But, i have a liltle doubt here. I don’t think love is above everything. You need to see the situation. We can not sacrifice all things and all people just for our (you and me) love. In this movie case, J is a handsome guy who did everything for the money (at first). He become boyfriend of a rich girl who is daughter of a casino owner (include mafia). He gets whatever he wants. $5000 watch, $40,000 car and so on. He gets everything. But the true love comes to his life. But this woman is the fiancee of his girlfriend brother. And someday he find out that they (J and that woman) have a relation before. You will know what I mean when you watched it.


Love becomes bad, they got cought and they have to saved their life. You know, never mess up with mafia family or your life never be the same again, its not easy when you get into this.

Many people die in this story, just because their love. I don’t think this is right. When you falling love, its not about only you. Its about your family, its about your friends, its about everyone knows you! They don’t deserve to suffer oar die just because of your love! It is unfair. So you guys, when you watched this movie, please use your mind. But techically, this movie is great, the fear, the love, the fun you can feel in it.

16 July 2010

Turtles Can Fly

16.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments

A tragic story of children at war


    Gila! Ini film yang bener-bener punya nuansa yang aneh. Banyak adegan yang seharusnya biasa saja tapi punya nuansa yang misterius. Pas nonton film ini bawaannya sedih melulu. Bagaimana para anak-anak itu hidup dari mencari ranjau. Anak-anak yang terkena dampak perang. Banyak dari mereka yang kehilangan keluarga atau yatim piatu. Hal ini membuat mereka jadi saling menyayangi bagai keluarga kandung. Tidak peduli mereka berantem gara-gara saling jengkel atau bagaimana, tapi mereka tetap akan saling membantu ketika bahaya atau salah satu diantara mereka memang butuh bantuan. Anak-anak ini terlihat tidak berpendidikan. Kasihan sekali pokoknya. Jadi pengen bantuin anak-anak pengungsian akibat perang. But how?


    God, really I love them. But how can I help them? Ada perasaan takut juga. Bayangkan jika Tuhan mengabulkan permintaan saya untuk bisa membantu anak-anak di perbatasan dan pengungsian. Saya benar-benar harus siap mati. Saya kan tidak akan tahu kapan perang akan dimulai atau bom kimia, bom atom dan senjata-senjata lainnya dihujamkan di tempat saya mengabdi. WOW! Biasanya saya selalu mencari jalan aman untuk hal seperti ini. Tapi untuk kasus ini, ini sulit!


    Saya pengen sekali menceritakan tentang film ini tapi tidak seru jadinya kalau kalian tidak nonton sendiri.

    Film ini benar-benar membuat air mata saya mengalir. Ga heran kalau film ini dapat banyak penghargaan. Sebut saja :


  1. San sebastian international film festival best film 2004
  2. Tbilisi international film festival golden prometheus best film 2005
  3. Berlin film festival best feature film and peace film award 2005
  4. Sao paolo international film festival international jury and audience award 2004
  5. Rotterdam international film festival audience award 2005
  6. Chicago international film festival special jury award 2005

Saya benar-benar berantakan abis nonton film ini. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana kalau saya yang berada di posisi anak-anak itu. Mereka udah ga mikir sekolah lagi, ga mungkinlah sekolah di situasi kayak gitu. Mereka juga ga mikir kalau mereka anak-anak lagi. Keadaan membuat mereka harus bisa survive. Ga bisa kayak kita yang Cuma makan, tidur, main. Mereka harus cari uang dengan mempertaruhkan nyawa menggali ranjau. Mereka tidak sungkan menyewa senjata kalau ada berita perang akan dimulai. Ketika rasa sakit akibat luka kena ranjau menyerang mereka, mereka masih sempat mikirin anak lainnya. Ya Tuhan! Anak-anak lain di sekitarku bahkan menangis merengek kalau disuruh bagi coklat dengan adiknya sendiri!!!


Tidak hanya itu, mereka kesulitan mencari air bersih, uang, tempat tinggal layak. OMG! Apa yang ada di otak para petinggi itu?!! Apa mereka tidak kasihan melihat keadaan sekitar? Sedikit bocoran, seorang anak bertangan buntung dan adiknya memiliki masa lalu yang kelam. Kalian akan paham maksud saya setelah melihat film ini sendiri. Ingin sekali saya ceritakan tapi tar ga seru lagi kalau kalian nonton dan udah terlajur tahu ceritanya. Film ini saya pinjam dari perpustakaan kampus (Petra Chirstian University).


GOD! Mata saya sakit gara-gara nangis nonton ni film!

14 July 2010

"The Day I Die"

14.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments

Ini buku yang super duper kocak tapi inspiring banget buat kehidupan buat kita yang nyari arti hidup. Kocak Banget dengan penulisan yang keren! Susah digambarkan dengan kata-kata. Baca aja sendiri deh "The Day I Die" by Fannie Flag

Menceritakan pengalaman seseorang yang mati suri dan orang-orang yang merasakan dampaknya sewaktu ia hidup. Inti dari hidup ini sebenarnya menjalaninya dengan senang dan menjadi dampak bagi orang lain.

Mates, Dates and Sole Survivor (Cowok Impian)

14.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments


Baru aja selesai baca Novel Teenlit punya Viny. Judulnya :

Mates, Dates and Sole Survivor (Cowok Impian).


Ini buku yang keren banget buat anak-anak muda jaman sekarang. Ada beberapa pesan positif buat cewek-cewek yang seringkali melupakan dirinya sendiri hanya untuk mempertahankan seorang cowok cakep. Ketika orang yang tepat datang maka kita akan bisa menjadi diri sendiri dan saling menghargai. Oh, tapi hati-hati juga. Disini gaya pacarannya ala barat. Ga usah ditiru deh. No Kissing before married. Kampungan? Gak kok. Ini nunjukin kalo kita menghargai diri kita sendiri. Hehehe...

Berani Menembus Badai

14.7.10 Posted by Vany Kadiwanu 4 comments

Ini dia buku yang sudah selesai saya baca.


Buku ini mengajarkan mengenai pengorbanan dan pengampunan

Seru loh! Penulisannya juga bagus, sangat deskriptif. Saya jadi merasa masuk ke dalam

buku dan mengikuti setiap kejadian di dalamnya secara nyata.


menceritakan kisah seorang anak nakal yang dihukum oleh kenakalannya sendiri. Mengajarkan ia untuk berubah dan juga mengajarkan orang yang disakitinya untuk memaafkan. keren banget!


Buku ini saya dapatkan secara GRATIS dari kotak barang buangan teman saya. dia memberikan saya buku ini karena menurutnya buku ini jelek.

Tentu saja saya tidak mudah percaya anggapan orang tentang suatu buku.

Saya mencoba membacanya sendiri, untuk mengetahui kebenarannya.

Dan ternyata buku ini sangat bagus.


Penulisannya sangat deskriptif. Tipe penulis yang mampu membawa pembacanya masuk ke dalam cerita dan mampu menyentuh hati pembacanya. Serius! penulis ini sangat hebat menurut saya. Jarang ditemukan seorang penulis yang mampu membuat suatu cerita tampak nyata.

WILD CHILD

14.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments
this is the cool boy : ALEX PETTYFIER (sorry if i use wrong spelling)

i just watched WILD CHILD VCD, and that's awesome! Alex Pettyfier is so cool! WOW!
and i love the british setting in that movie. hohoho
by the way, its a fun movie. not too seriouse and makes me laugh. you have to watch it guys!

11 July 2010

Terharu

11.7.10 Posted by Vany Kadiwanu No comments
wah tadi kaget banget!
namaku disebut pas kebaktian. ga nyangka! kupikir hanya dengan tulisan udah cukup. ternyata malah dibahas pas kebaktian. malu campur haru. semoga dengan itu banyak yang ikutan nyumbang di warung amal deh ya...hehehe
GBU All

04 July 2010

Sosok yang kubenci

4.7.10 Posted by Vany Kadiwanu 4 comments

Saya benci orang yang:
1. Muna!
2. Suka banting pintu
3. Jorok dalam memperlakukan rumah
4. Memakai sandal/sepatu dalam rumah
5. Depan manis belakang busuk
6. Ga asik!